STIT Darul Ishlah Tulang Bawang Menggelar Wisuda Perdana 54 Sarjana PAI & MPI

Tulang Bawang – Suasana khidmat sekaligus acara Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Strata I (S1) angkatan ke-1 Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Ishlah Tulang Bawang, Senin (27/4/2026).

Sebanyak 54 wisudawan dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) resmi menyandang gelar sarjana dalam prosesi yang diadakan di kampus berbasis pesantren tersebut.

Ketua STIT Darul Ishlah, Dr. Tohir Muntoha, S.Pd. M.Pd.I, mengungkap bahwa momen wisuda perdana ini adalah tonggak sejarah yang diraih dengan perjuangan panjang.

“Hari ini bukanlah seremonial semata. Ini adalah bukti ketangguhan, air mata, serta doa yang telah terjawab bagi STIT Darul Ishlah. Kalian (wisudawan/i) bukan sekedar angka, melainkan duta perubahan yang kami terjunkan langsung ke masyarakat,” ujar Dr.Tohir

Ia berpesan agar para lulusan menjaga karakter dan kegigihan di dunia tengah yang berubah cepat.

“Jadilah sarjana yang tidak hanya cerdas intelektual, tapi juga santun dalam moral, sesuai nafas institusi kita sebagai kampus berbasis pesantren,” imbuhnya.

Optimisme besar juga datang dari Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Ishlah, KH Shodiqul Amin. Beliau menegaskan bahwa perjalanan akademik di Darul Ishlah tidak akan berhenti pada jenjang sarjana.

“Ke depan, Yayasan Darul Ishlah tidak hanya akan mengeluarkan lulusan S1, tapi Insya Allah terus sampai S2 bahkan S3,” tegas KH. Shodiqul Amin _Pimpinan yayasan pondok pesantren Darul Ishlah sekaligus Rois Syuriah PWNU Lampung_ .

Ia mengingatkan bahwa pesantren adalah aset terbesar bangsa yang telah melahirkan banyak pemimpin dan pejuang kemerdekaan.

Saat ini, lulusan pesantren terbukti mampu bersaing di berbagai institusi kedinasan dan kepemimpinan nasional.

Sementara itu, Kadis Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo Hadir mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, menilai momen ini sebagai bukti semangat memajukan pendidikan melalui pondok pesantren.

“Saya menangkap momen ini sebagai semangat memajukan pendidikan sudah menjadi darah daging orang-orang pesantren,” kata Ganjar saat membacakan Upacara Gubernur.

Dalam pesan tertulisnya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal meminta para wisudawan untuk terus menghidupkan api semangat belajar dan tidak menjadi beban bagi masyarakat.

“Gelar sarjana menandakan tanggung jawab besar. Jadilah bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah. Sebagai lulusan ilmu tarbiyah, saudara adalah penjaga nilai moral di tengah arus perubahan zaman,” ungkapnya.

Acara wisuda perdana ini menjadi simbol kejayaan bagi STIT Darul Ishlah Tulang Bawang dalam mencetak generasi pendidik yang berdaya saing tinggi namun tetap memiliki kepribadian pesantren yang kuat.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *